Showing posts with label Virus. Show all posts
Showing posts with label Virus. Show all posts

Cara dan Strategi menghilangkan virus komputer



Cara dan Strategi menghilangkan virus komputer

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.

Cara Kerja

Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
Jenis-jenis Virus Komputer

Virus komputer sendiri adalah sebuah istilah umum untuk menggambarkan segala jenis serangan terhadap komputer. Namun, bila dikategorikan dari cara kerjanya, virus komputer dapat dikelompokkan ke dalam kategori sebagai berikut:

* Worm – merupakan program yang diam-diam menginstallkan dirinya ke dalam komputer ketika pengguna sedang membuka laman-laman tertentu di Internet.
* Trojan – merupakan program yang menginjeksikan dirinya ke dalam sebuah program baik-baik, yang mengakibatkan Trojan tersebut aktif di memori ketika program inang tersebut dijalankan oleh pengguna.
* Hacking – merupakan serangan langsung dari hacker terhadap komputer pengguna yang mengakses laman internet tertentu, dengan atau tanpa program bantuan yang telah disisipkan di komputer pengguna.
* Backdoor – merupakan program pencuri data-data pribadi dari user, dan secara diam-diam mengirimkannya kepada sang pembuat virus.
* Spyware, Malware, dan Adware – merupakan program yang didesain untuk menjejali komputer pengguna dengan promosi-promosi yang mengganggu.
* Rogue dan Ransomware – merupakan program yang meniru program antivirus dan menampilkan aktivitas layaknya antivirus normal, dan memberikan peringatan-peringatan palsu tentang adanya virus. Tujuannya adalah agar pengguna membeli dan mengaktivasi program antivirus palsu itu dan mendatangkan uang bagi pembuat virus rogue tersebut.
* Virus Telepon Seluler – merupakan virus yang khusus berjalan di telepon seluler, dan dapat menimbulkan berbagai macam efek, mulai dari merusak telepon seluler, mencuri data-data di dalam telepon seluler, sampai membuat panggilan-panggilan diam-diam dan menghabiskan pulsa pengguna telepon seluler.

Ciri-ciri komputer terkena Virus

Tanda-Tanda/Ciri-Ciri Komputer Kita Terkena/Terinfeksi Virus Komputer :
- Komputer berjalan lambat dari normal
- Sering keluar pesan eror atau aneh-aneh
- Perubahan tampilan pada komputer
- Media penyimpanan seperti disket, flashdisk, dan sebagainya langsung mengkopi file aneh tanpa kita kopi ketika kita hubungkan ke komputer.
- Komputer suka restart sendiri atau crash ketika sedang berjalan.
- Suka muncul pesan atau tulisan aneh
- Komputer hang atau berhenti merespon kita.
- Harddisk tidak bisa diakses
- Printer dan perangkat lain tidak dapat dipakai walaupun tidak ada masalah hardware dan software driver.
- Sering ada menu atau kotak dialog yang error atau rusak.
- Hilangnya beberapa fungsi dasar komputer.
- Komputer berusaha menghubungkan diri dengan internet atau jaringan tanpa kita suruh.
- File yang kita simpan di komputer atau media penyimpanan hilang begitu saja atau disembunyikan virus. dan lain-lain

Contoh bentuk media penyebaran virus komputer dari komputer yang satu ke komputer yang lain :
- Media Penyimpanan (disket, flashdisk, harddisk eksternal, zipdisk, cd, dvd, bluray disc, cartridge, dan lain sebagainya)
- Jaringan lan, wan, man, internet dan lain sebagainya.
- File attachment atau file lampiran pada email atau pesan elektronik lainnya.
- File software (piranti lunak) yang ditunggangi virus komputer.
Cara Mengatasi Virus Komputer

Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.

Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.

Beberapa tahun belakangan banyak bermunculan virus-virus yang mulai merepotkan masyarakat pengguna komputer. Kalau dahulu pengguna internet saja yang dipusingkan oleh virus karena penyebarannya yang masih terbatas melalui email dan jaringan. Seiring perkembangan teknologi maka perangkat mobile teknologi informasi juga berkembang. Saat ini hampir tiap pengguna komputer pasti memiliki flash disk yang merupakan media penyimpanan data yang sangat portable dan mudah digunakan karena sifatnya seperti disket namun dengan kapasitas besar dan tidak mudah rusak. Namun kepopuleran flash disk di pengguna komputer memancing para pembuat virus untuk membuat virus yang menyebar melalui media penyimpanan ini. Hal ini membuat para pengguna yang kurang paham komputer terkadang tertipu karena menjalankan virus yang disangkanya adalah file lain seperti file dokumen Microsoft Word, Folder, atau bentuk file lainnya. Padahal yang sedang dibuka adalah program virus yang memiliki icon sama dengan file-file tersebut.

Tidak perlu membahas terlalu panjang sejarah kemunculan virus ini, namun buat pengguna yang sudah terkena virus maka sebenarnya langkah pembasmian virus-virus tersebut hampir sama. Biasanya masyarakat umum yang tidak memiliki akses internet di komputernya akan lebih mudah terkena virus karena antivirus yang tidak up to date sehingga antivirus miliknya tidak mengenali virus-virus baru. Ada beberapa cara menghilangkan virus dari komputer anda bila sudah terlanjur terinfeksi virus ini. Teknik-teknik berikut dibahas pada sistem operasi Windows XP karena OS inilah yang paling umum terinfeksi dan paling banyak digunakan. Berikut adalah teknik teknik tersebut:
Menghapus dengan antivirus di komputer lain

Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain

Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual

Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:

1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:

C:\WINDOWS\system32\smss.exe
C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
C:\WINDOWS\system32\services.exe
C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe

Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
2. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:

Windows Registry Editor Version 5.00
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
"Hidden"=dword:00000000
"SuperHidden"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000000

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
"AlternateShell"="Cmd.exe"

[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
"Shell"="Explorer.exe"
"Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"

[HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
@="regedit.exe \"%1\""

[HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

[HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
[HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"

File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
3. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
4. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
5. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
6. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.

Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.

Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

Sumber : Sandiaz Yudhasmara - Audi Yudhasmara

KORAN ANAK INDONESIA

Yudhasmara Publisher

Jl Taman Bendungan Asahan 5 Jakarta Pusat

Phone : (021) 70081995 – 5703646

email : judarwanto@gmail.com

SOLUSI TEMANS

1. back up semua data (seluruh drive)

2. matikan system restore, klik kanan pd My Computer pilih Properties, di menu Restore contreng TURN OFF RESTORE

3. pasang norman malware yang terbaru (ganti ekstensi *.cmd)

4. CD mini PE (kalau ada) gunakan antivirus ini dengan CD mini PE.

5. setelah hilang semua dengan anti virus ..

6. install ulang dengan memformat ulang semua drive ...

Sayyid
16-01-2010, 14:03
cara pencegahannya adalah pakai win xp SP3, atau pakai win xp sp2 diinstal critical security update MS08-067 (donlod di site microsof ).

win xp sp3 memang sukak bermasalah dengan hardware sound,(ane pakai X2 4000 + biostar nf61s ). driver bawaan di cd gak kompatibel sama win xp sp3.

kalo komputernya dah terjangkit duluan sih, mao 1000x diinstal window sp2/sp3 pun tetap aj virusnya masih ada. sesudah instalan baru, begitu restart pertama kali langsung terjangkit.

pemecahannya :
- klo punya antivirus yg bagus (anti conficker) + critical security updates (untuk sp2). begini caranya :
1. install windows
2. begitu selesai install, masuk windows pertamakali jangan dulu direstart.
3. matikan system restore & recycle bin
4. install antivirus, critical security update dsb.
5. jalankan antivirus buat scan hardis.

- virus terus muncul meskipun telah diinstal window baru karena ada di recycle bin, system restore ataw di system volume information.
walaupun drive c diformat.. tapi kan virus ini ada di drive lainya. jadi tetap saja begitu restart pertama akan langsung terjangkit virus. jadi klo gak yakin terhadap kesaktian antivirus yg akan kita instal sebaiknya sebelum kita menginstal windows baru, hapuslah terlebih dahulu folder: restore, recycle bin & system volume information di semua drive menggunakan DOS atau Linux (klo dari window gak akan bisa dihapus)


http://korananakindonesia.wordpress.com/
http://ashifcom.blogspot.comShare/Bookmark

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Virus Baru Pencuri Password Incar Facebook




Antara
Antara - Sabtu, 20 Maret

[Virus Baru Pencuri Password Incar Facebook] Virus Baru Pencuri Password Incar Facebook

Boston (ANTARA/Reuters) - Para peretas telah membanjiri Internet dengan "spam" yang tercemar virus yang mengincar sebanyak 400 juta pengguna Facebook dalam upaya mencuri password perbankan dan mengumpulkan informasi lain yang sensitif.

Surat elektronik memberi tahu penerima bahwa password di akun Facebook mereka telah diset-ulang, dan mendesak mereka mengklik "attachment" untuk memperoleh izin "login" baru, demikian penjelasan perusahaan pembuat perangkat lunak anti-virus McAfee Inc.

Jika "attachment" tersebut dibuka,maka beberapa jenis perangkat lunak jahat akan terunduh, termasuk satu program yang mencuri password, kata McAfee pekan ini.

Para peretas telah lama mengincar pemakai Facebook, dan mengirimi mereka pesan tercemar melalui sistem surat elektronik internal milik perusahaan jejaring sosial itu sendiri. Dengan serangan baru itu, mereka memanfaatkan surat elektronik rutin Internet untuk menyebarkan perangkat lunak jahat.

Jurubicara Facebook mengatakan perusahaan tersebut tak dapat mengomentari kasus tertentu, tapi menyatakan perbaikan status yang dikirim oleh perusahaan itu di jejaringnya Rabu pagi memperingatkan pemakai mengenai surat elektronik yang mengandung virus tersebut dan menyarankan pengguna agar menghapus surat elektronik itu dan memperingatkan teman-teman mereka.

McAfee memperingatkan para peretas mengirim puluhan juta "spam" ke seluruh Eropa, Amerika Serikat dan Asia sejak aksi tersebut mulai berlangsung Selasa.

Dave Marcus, Direktur McAfee Urusan Komunikasi dan Penelitian Malware, mengatakan ia menduga para peretas akan berhasil menulari jutaan komputer.

"Dengan Facebook sebagai daya pikat anda, sebanyak 400 juta orang berpotensi mengklik "attachment" tersebut. Jika 10 persen saja berhasil, maka sebanyak 40 juta orang jadi korban," katanya.

Tulisan pada surat elektronik tersebut berbunyi "Facebook password reset confirmation customer support", kata Marcus.


http://ashifcom.blogspot.com

Share/Bookmark

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Top 10 Security Threats to your Computer!

- Jawaban Terbaik Belum di Pilih
Den ini semua adalah oleh-oleh dari sahabat saya Via email, Semoga bermanfaat untuk rakyat Indonesiaindonesia. Eiiits jangan lupa Sended me Reputation yah


1. Social Engineering
Ancaman nomor satu buat keamanan komputer anda.. ya anda sendiri! Pakai logika aja, jangan sembarangan terima program dari orang yg tida anda kenal. Jangan maen2 ke website yg "mencurigakan". Kalo warning dari security software nonggol... ya dibaca dulu sebelom maen click2 aja

2. Identity Theft
Ini ga cuman dari komputer doank. Tapi untuk komputer, bisa dicoba diblock dengan security softwares. Identity theft dsini maksudnya penggunaan credit card ato carding, sampe ke memforward duit gaji ke orang lain (si "pencuri".

3. Spyware/Trojans
Dari namanya, spyware ini memata2i apa yg anda lakukan dan 'mencuri' informasi2 pribadi anda. sedangkan Trojan biasanya tersembunyi sebagai program2 yg kayanya berguna tapi bisa bikin komputer anda selambat siput karena diberati oleh spam. Bisa ditangani juga oleh software2 yg akan disebut setela 10 threats.

4. Viruses
Hmm apa perlu penjelasan lagi buat yg ini ? Banyakan virus2 yg berbahaya itu bersembunyi di komputer anda dan dalam fase 'hibernasi' sampe waktunya menyerang komputer anda atao bahkan komputer lain. Pastikan untuk selalu mengupdate anti virus anda agar tetap up to date dengan virus2 terbaru.

5. Adware
Yang tida terlalu ganas biasanya akan muncul dalam bentuk popup. Yang lebi ganas biasanya akan 'membayang2i' aktivitas online anda dan meng generate iklan2 buat anda. Gunakan anti spyware yg uptodate.

6. Web Exploits
Kadang� ada website� seperti disebut di nomor 1 yg mencurigakan yg mengekploitasi kelemahan dari browser ato Operating System yg kita pakai. Update terus browser anda untuk menghindari serangan dari website semacam ini.

7. Hacker Attack
Hacker biasanya ga sgitunya perduli sama komputer anda untuk langsung menyerangnya. Biasanya hacker lebi mungkin untuk merelease trojan ato virus yg menyerang network ato jaringan kecuali mungkin yg masi mencoba2 dan ingin latian untuk iseng2 nyerang komputer pribadi.

8. Wireless Attack
Ini lebih ke para pengguna broadband dengan wireless router. Jika tidak hati2 dan melindungi network anda dengan encryption2 pada router anda, bisa2 file2 anda terancam oleh bahaya, well paling tidak.. bandwidth anda akan terpakai oleh si pencuri bandwidth ini.

9. Phishing Mail
Biasanya datang dengan menyamar sebagai imel dari ebay, paypal, bank ato apapun yg bersifat pribadi punya anda. Phishing disini adalah website2 palsu yg dibuat serupa dan berguna mencuri account dan password anda begitu anda melog in. IE 7 dan FF 2 punya built in phishing detection, jadi lumayan aman lah..

10. Spam Mail
Ini sebenarnya tidak merupakan gangguan keamanan kecuali datang dalam porsi yg berbahaya, balik lagi ke nomor 1 juga sebenarnya. Tapi built in spam filter dari Outlook cukub canggih untuk menangkal hal2 seperti ini.


Top Anti spyware applications pilihan beberapa jelajah Majalah :
1.Spy Sweper 5.2 with Antivirus
2.Spyware Doctor 4.0
3. Primary Response SafeConnect 2.1 (untuk memblock dan meremove keylogger)
4. Norton Internet Security 2007

Beberapa yg gratis:
Antivirus:
1. AntiVir Personal Edition Classic (www.free-av.com)
2. avast! Home edition(www.avast.com) untuk pengguna 64-bit
3. AVG Free Edition (www.grisoft.com)

Firewall:
1. Zonealarm Free Ed (www.zonealarm.com)
2 Comodo Personal Firewall (www.comodo.com) -Editor Choice

Anti Spyware:
1. Scan Only Spy Sweeper (www.webroot.com) ato Spywaredoctor (www.pctools.com)
untuk men scan gratis, kalo hanya cookies2 yg ditemukan, jangan terlalu kawatir, tapi jika ditemukan software2 berbahaya.. yaa.. coba lah dicari jalan kluarnya

untuk free help meremove spyware manually menggunakan Hijack This! (HJT) bisa ditemukan di www.spywarewarrior.com, www.temerc.com, www.bleepingcomputer.com

Okay lah sgitu dulu.. moga2 ga kepanjangan n ga ngebingungin bahasanya.. Have a safe and clean computer :wink: And jangan lupa

Sumber : http://www.indonesiaindonesia.com/f/24486-top-10-security-threats-your-computer/

http://ashifcom.blogspot.com

Share/Bookmark

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

PROTEKSI HDD & FLASHDISK DARI VIRUS










USB Disk Security


DOWNLOAD FREE

100% protection against any threats via USB storage


USB Disk Security is a top-rated antivirus utility that protects your PC against threats from USB storage. We find and fix threats that your current security products missed...

Best solution to protect offline computer

Fastest and smallest antivirus software

Compatible with other security software

Compatible with all windows platforms

Very easy to use

Free upgrades
Awards







More Awards

Product Highlights

100% protection against any malicious programs via USB drive
USB Disk Security uses innovative proactive technology to block any threats via USB drive. There are relatively few products available in shops or on the Internet which offer 100% protection against any malicious programs via USB drive. The majority of products are unable even to guarantee 90% protection. USB Disk Security is the world's best software to block threats that can damage your PC or compromise your personal information from USB storage. It supports USB drive, flash disk, secure digital card, thumb drive, pen drive, removable storage, ipod, and more.

The best solution to protect offline computer
Other antivirus software should update signature database regularly, and they cannot effectively protect offline computer that is not connected to the Internet. When new viruses, worms and other malicious attacks strike, traditional signatures are insufficient. Every minute one waits for a virus signature update creates a window of vulnerability that could have devastating consequences. USB Disk Security uses advanced proactive detection techniques, requires no signature updates, and closes the window of vulnerability left open by other reactive, signature-based responses.

The world's fastest and smallest antivirus software
With USB Disk Security, it’s not necessary to sacrifice speed for detection and scanning. Compare antivirus software and you'll discover that USB Disk Security is by far one of the smallest applications in the industry. For example, the USB Disk Security installer is just 1 MB. The program utilizes approximately 1 to 7 MB of RAM.

Compatible with all antivirus software
Incompatibility between antivirus programs is an issue. In the vast majority of cases, installing two antivirus programs from different vendors on one machine (for increased protection) is technically impossible, as the two programs will disrupt each other's functioning. However, USB Disk Security is 100% compatible with all security software.

Simple to use
USB Disk Security has been specifically designed to perform effectively regardless of the user’s level of computer expertise. Just install and forget it.

Pay once and get it all
Other antivirus products should be paid for updates every year. The USB Disk Security keys are lifetime. You receive all future program updates free of charge.

http://ashifcom.blogspot.com

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Smadav 2009 Rev 7.3 – Lebih Cepat Lebih Ringan




VirusLokal.com
Virus & Antivirus Lokal Indonesia
• 10.06.09

Smadav 2009 Rev. 7

Pada Rev. 7 kali ini Smadav telah disempurnakan untuk menjadi jauh lebih cepat dan lebih ringan dalam mendeteksi dan mengamankan komputer Anda dari ancaman virus di Indonesia. Fitur-fitur baru yang ditambahkan seperti Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat), Smad-Theme (Mengganti warna tema), Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat). Ini semua membuat Smadav menjadi salah satu dari antivirus tercepat dan paling ringan sedunia, sehingga Smadav tetap dapat digunakan pada komputer-komputer dengan spesifikasi rendah sekalipun.

Pada Rev. 7 ini Smadav juga menambahkan database pengenalan virus-virus baru yang banyak menyebar di Indonesia. Perkembangan virus lokal saat ini semakin berkurang dan tidak seaktif bulan-bulan sebelumnya. Mungkin ini karena Smadav yang sudah banyak digunakan pengguna-pengguna komputer di Indonesia. Jadi, virus lokal di Indonesia sekarang tinggal sedikit lagi untuk menuju kepunahan.

Selain itu juga banyak perbaikan yang dilakukan pada tampilan Smadav secara keseluruhan agar Smadav semakin mudah dan praktis digunakan. Berikut ini adalah penjelasan lengkap fitur-fitur baru di Smadav 2009 Rev 7 :

Smad-Turbo (Scanning 10x lebih cepat)
Smad-Turbo adalah salah satu fitur scanning antivirus tercepat di dunia yang hanya dimiliki Smadav Pro. Jika dengan Smadav Free Anda memerlukan waktu 20 menit untuk scanning seluruh isi file komputer, dengan menggunakan fitur ini Anda hanya perlu waktu kira-kira 1-2 menit untuk melakukan scanning seluruh isi file di komputer Anda. Jadi, Scanning Smadav Pro 10x lebih cepat daripada Smadav Free dengan menggunakan Smad-Turbo ini.

Smad-Theme (Mengganti warna tema)
Smadav Pro mempunyai kemampuan untuk mengganti warna tema Smadav yang awalnya berwarna hijau menjadi warna pilihan Anda. Di bagian setting warna tema Anda dapat menemukan warna pilihan Anda sendiri untuk menjadi tema Smadav. Setelah Anda ganti tema warnanya, warna semua tampilan Smadav akan otomatis berubah menjadi warna pilihan Anda.

Smad-Ray (Otomatis scan flashdisk sangat cepat)

Setelah flash-disk dicolok di komputer, Smadav akan langsung memunculkan hasil scan dalam bentuk notifikasi apakah flashdisk Anda terinfeksi virus atau tidak, prosesnya sangat cepat hanya sekitar 1-5 detik sehingga Anda tidak perlu lagi berlama-lama menunggu hasil scanning flashdisk yang baru dicolok. More →
Tags: Antivirus, Smadav

Posted in Antivirus, Smadavwith 350 Comments →
Smadav 2009 Rev. 6.4 • 08.24.09




http://www.smadav.net/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS